Pelatihan Kecakapan Hidup Pemuda di Kutim: Menyiapkan Generasi Unggul untuk Tantangan IKN
Bebaya.id, Sangatta – Sebanyak 90 pemuda dari Kutai Timur (Kutim) mengikuti Pelatihan Kecakapan Hidup Pemuda yang difokuskan pada pengembangan keterampilan public speaking, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutim, H M Agus Hari Kesuma, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim.
Dalam sambutannya, Agus Hari Kesuma menekankan pentingnya keterampilan berbicara di depan umum sebagai bekal utama bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan global, khususnya dalam mempersiapkan diri menyambut perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Public speaking bukan hanya sekadar keterampilan teknis, tetapi merupakan kunci untuk membangun rasa percaya diri serta menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tegas Agus.
Agus berharap, pelatihan ini bisa menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pemuda Kutim menjadi komunikator yang handal, mampu menyampaikan ide-ide dengan percaya diri, dan mampu bersaing di berbagai forum baik lokal maupun global.
Tema pelatihan ini, “Menciptakan Pemuda Pemudi Kutim yang Handal dalam Berkomunikasi dan Percaya Diri untuk Bersaing Menghadapi Ibu Kota Nusantara,” menggambarkan komitmen untuk melahirkan agen perubahan yang siap berkontribusi pada pembangunan daerah.
Agus juga mengungkapkan harapannya agar para peserta mendukung tugas-tugasnya selama menjabat sebagai Pjs Bupati yang menggantikan Bupati dan Wakil Bupati Kutim selama masa cuti kampanye.
“Saya berharap dukungan dari adik-adik sekalian untuk terus mendukung program-program pembangunan Kutim,” katanya.
Ketua Panitia, Mardareta, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan dan keterampilan dalam public speaking kepada pemuda Kutim, agar mereka dapat menyampaikan ide dan gagasan secara efektif di masa depan.
“Pelatihan ini diikuti oleh 90 peserta yang dibagi dalam dua kelas, dengan masing-masing kelas terdiri dari 45 orang. Kami berharap para peserta bisa menjadi lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum dan membawa perubahan positif di komunitas mereka,” jelas Mardareta.
Pelatihan ini tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga berupaya membangun mental dan karakter pemuda Kutim. Dengan bekal yang diperoleh, diharapkan mereka dapat menyuarakan aspirasi, memberikan solusi, dan membawa semangat perubahan untuk kemajuan Kutim.
Melalui kegiatan ini, Kutim menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, siap menghadapi persaingan global, dan mampu berperan aktif dalam perkembangan IKN.
Dengan keterampilan komunikasi yang baik, generasi muda Kutim diharapkan dapat membawa perubahan yang positif dan menjadi agen perubahan yang mendorong pembangunan daerah ke arah yang lebih baik.(Lu/Adv)

Tinggalkan Balasan