Ini Tanggapan Fraksi Gelora Amanat Perjuangan Kutim Terhadap Alokasi Belanja Operasi APBD 2025
Bebaya.id, Sangatta – Fraksi Gelora Amanat Perjuangan dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur menyoroti alokasi belanja operasional dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Mulyana, perwakilan fraksi tersebut, mengungkapkan bahwa belanja operasional diproyeksikan mencapai Rp.5,603 triliun atau 50,3% dari total belanja daerah.
“Alokasi ini mencakup gaji pegawai, pengadaan barang dan jasa, serta belanja rutin lainnya,” jelas Mulyana, yang mengingatkan bahwa alokasi belanja operasional harus seimbang dengan program pembangunan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-20 masa persidangan ke-1 tahun sidang 2024/2025, di ruang sidang utama DPRD Kutim, yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kutim, Jimmy, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kutai Timur, Poniso Surryo Renggono, serta 23 anggota dewan dan perwakilan Forkopimda Kutim.
Mulyana menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang cermat, agar belanja pegawai tidak mendominasi, karena hal itu bisa mengurangi dana yang dialokasikan untuk pembangunan yang lebih berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Jika belanja pegawai terlalu besar, maka akan mengurangi ruang untuk program-program pembangunan yang lebih berdampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap agar pemerintah lebih fokus pada program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengajak semua pihak untuk bekerja sama mencari solusi atas tantangan pengelolaan anggaran.
“Kami ingin agar setiap kebijakan yang diambil dapat mendukung sistem pemerintahan yang baik dan transparan,” tambahnya, dengan harapan pandangan ini dapat menjadi masukan konstruktif bagi pelaksanaan APBD yang lebih efektif dan bermanfaat.(Adv)

Tinggalkan Balasan