Muskab KORMI Kutim 2026 Makin Dekat, Syaiful Bakhri Unggul Dukungan
Bebaya.id, Sangatta – Proses penjaringan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kutai Timur periode 2026–2030 mulai mengerucut. Syaiful Bakhri resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua dengan mengembalikan berkas ke sekretariat panitia di Kantor Dispora Kutim, Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara, Jumat (20/02/2026).
Kehadiran Syaiful tidak hanya membawa dokumen persyaratan, tetapi juga dukungan nyata dari 13 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) dari total 21 Inorga yang terdaftar di KORMI Kutim.
Anggota DPRD Kutim itu menegaskan pencalonannya dilandasi keinginan memperkuat organisasi sekaligus menyatukan seluruh Inorga di bawah naungan KORMI. Menurutnya, kemajuan olahraga rekreasi sangat bergantung pada soliditas organisasi anggotanya.
“Kita sudah berkomitmen untuk menghimpun seluruh Inorga yang berada di bawah cabang KORMI,” ujar Syaiful.
Ia optimistis, jika mendapat amanah memimpin periode 2026–2030, KORMI Kutim mampu mencatat prestasi lebih luas hingga level nasional. Syaiful menilai potensi Inorga di Kutai Timur cukup besar dan telah terbukti lewat sejumlah event nasional.
“Kita yakin dengan kekuatan Inorga yang ada, Kutai Timur bisa terus mengharumkan nama daerah. Selama ini kita sudah beberapa kali menjadi penyumbang medali terbanyak untuk FORMI Kaltim,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua KORMI Kutim, Opniel Untung Tandilalo, mengungkapkan secara keseluruhan terdapat tiga figur yang sempat mengambil formulir pendaftaran. Namun hingga batas akhir pengembalian berkas pada 20 Februari pukul 15.00 WITA, baru Syaiful Bakhri yang telah menyerahkan dokumen lengkap.
“Hari ini bakal calon atas nama Syaiful Bakhri sudah mengembalikan formulir dan telah diverifikasi. Beliau dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon Ketua Umum KORMI Kutim 2026–2030 dengan dukungan 13 Inorga,” jelasnya.
Ia menambahkan, Musyawarah Kabupaten (Muskab) KORMI Kutim dijadwalkan berlangsung pada 4 Maret 2026. Namun jika hingga penutupan hanya satu kandidat yang memenuhi syarat, proses pemilihan berpotensi berlangsung secara aklamasi dan jadwal Muskab bisa dimajukan.
“Mudah-mudahan mekanisme ini menghasilkan kepemimpinan terbaik sekaligus membuat masyarakat semakin mengenal peran KORMI,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim, Basuki Isnawan, yang turut menyaksikan proses pengembalian berkas berharap kepengurusan mendatang mampu menyinergikan olahraga rekreasi dan olahraga prestasi.
“Siapapun yang terpilih nanti, harapan kami olahraga tradisional bisa kembali menjadi kebanggaan bersama sekaligus memperkenalkan Kutai Timur lebih luas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan