STAIS Sangatta Rayakan Harlah ke-19, Perkuat Peran Kampus Islam Cetak Generasi Berkarakter
Bebaya.id, Sangatta – Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-19 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan di halaman kampus Jalan Soekarno Hatta, Sabtu (09/05/2026). Momentum ini menjadi penanda perjalanan hampir dua dekade lembaga pendidikan Islam tersebut dalam membangun sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan dan nilai keagamaan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Perayaan Harlah ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang diwakili Sekretaris Daerah Kutim, Rizali Hadi. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Ketua STAIS Sangatta, Satriah, sebagai simbol rasa syukur atas perkembangan kampus yang kini telah meraih akreditasi “Baik Sekali”.
Dalam sambutannya, Rizali Hadi menegaskan pentingnya keberadaan perguruan tinggi Islam di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis. Menurutnya, kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga harus menjadi pusat pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan iman, moral, dan akhlak.
“Kampus memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan nilai keagamaan yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutim terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak cukup hanya ditopang pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan pembangunan kualitas manusia secara menyeluruh.
“Kami percaya pembangunan tidak cukup hanya melalui infrastruktur. Harus dibarengi pembangunan karakter manusia yang berlandaskan ilmu dan akhlak,” tambahnya.
Melalui momentum Harlah ke-19 ini, Rizali berharap STAIS Sangatta mampu terus berkembang dan melahirkan generasi pemimpin masa depan yang amanah, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, Ketua STAIS Sangatta, Satriah, mengatakan bahwa peringatan Harlah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang lembaga yang kini memasuki usia matang menuju dua dekade.
Ia mengakui, selama perjalanan tersebut STAIS menghadapi berbagai tantangan dan dinamika, baik dalam pengembangan akademik maupun penguatan kelembagaan. Namun berkat dukungan pemerintah daerah, yayasan, dan berbagai pihak, proses pengembangan kampus dapat berjalan secara bertahap.
“Koordinasi dan dukungan dari banyak pihak menjadi kekuatan bagi kami untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Satriah juga menyampaikan apresiasi kepada yayasan, pemerintah daerah, mitra kerja, dan seluruh civitas akademika yang terus mendukung kegiatan kampus, termasuk perayaan Harlah yang rutin digelar setiap tahun.
“Semoga kampus yang kita cintai ini semakin maju, berkualitas, dan terus mendapat tempat di hati masyarakat,” tuturnya.
Rangkaian perayaan Harlah ke-19 STAIS Sangatta turut diisi dengan berbagai kegiatan, seperti jalan sehat, lomba video promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB), serta bazar yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum. Acara tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Mustajib, perwakilan PDAM, Bank Kaltimtara, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan