Breaking News

Pasar Sangatta Selatan Sepi Penghuni, Pedagang Justru Penuhi Badan Jalan

MINBAYA webadmin

Bebaya.id, Sangatta – Kondisi Pasar Sangatta Selatan kembali menjadi sorotan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Rabu (4/6/2025). Sidak tersebut mengungkap fakta bahwa sebagian besar lapak di dalam pasar masih kosong, sementara pedagang justru memilih berjualan di atas badan jalan sekitar pasar.

Kepala Bagian Perekonomian Setkab Kutim, Vita Nurhasanah, mengungkapkan bahwa dari total 160 lapak yang tersedia, hanya sekitar 40 lapak yang aktif digunakan pedagang.

“Kalau kita lihat kondisi sekarang, hampir 90 persen lapak masih kosong,” ujar Vita saat diwawancarai di lokasi sidak.

Permasalahan Menahun, Butuh Penanganan Tegas
Vita menyebutkan bahwa persoalan ini bukan hal baru, dan telah menjadi masalah bertahun-tahun. Untuk itu, pihaknya berencana menggelar rapat fasilitasi lintas sektor guna membahas penataan pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya.

Rapat tersebut akan melibatkan sejumlah instansi, termasuk Dinas Perhubungan, Satpol PP, Bapenda, Kepolisian, hingga Disperindag, yang merupakan pengelola pasar.

“Kami akan identifikasi dulu masalahnya, lalu ambil langkah tindak lanjut. Ini memerlukan koordinasi dan ketegasan semua pihak, terutama dalam menertibkan pedagang yang menempati badan jalan,” katanya.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah sosialisasi kepada pedagang dan pemilik rumah yang menyewakan area terasnya sebagai lapak dagang. Namun, keputusan apapun akan mempertimbangkan jumlah lapak yang tersedia agar tidak menimbulkan masalah baru.

Konsumen Berbelanja dari Atas Kendaraan
Vita juga menyoroti fenomena konsumen yang berbelanja dari atas kendaraan, yang dinilai mengganggu ketertiban dan keamanan lalu lintas.

“Harus ada penataan lahan parkir. Pedagang tidak boleh lagi berjualan di atas jalan. Semua solusi ini akan dibahas dalam rapat bersama, bukan keputusan sepihak di lapangan,” tegasnya.

Pemerintah daerah berharap, penataan yang lebih baik dapat mendorong para pedagang untuk mengisi lapak yang telah disediakan serta meningkatkan kenyamanan konsumen berbelanja di pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini