Menyambut Pilkada Serentak, H. Uci Menanggapi Pentingnya Visi Misi Paslon Bupati Kutim dan Imbau Tolak Politik Uang
Bebaya.id, Sangatta – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), serta pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur serentak di Indonesia semakin dekat. Atmosfer politik kian memanas, dengan para pasangan calon (paslon) intens menggalang dukungan dari masyarakat.
Menanggapi persiapan Pilkada, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, H. Uci, menyoroti kemiripan visi dan misi antara kedua pasangan calon Bupati Kutim yang bertarung tahun ini.
Menurut H. Uci, ia mengungkapkan bahwa visi dan misi kedua paslon Bupati Kutim sebenarnya memiliki kesamaan yang signifikan dalam upaya membangun daerah. Menurutnya, baik paslon 01 maupun paslon 02 memiliki fokus yang hampir serupa, terutama dalam hal pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau kita perhatikan, baik paslon 01 maupun 02 memiliki visi yang sama dalam memajukan daerah. Selebihnya, keputusan kita serahkan kepada masyarakat yang akan memilih calon yang dianggap terbaik,” ungkap H. Uci dalam pernyataannya di kantor DPRD Kutim, beberapa waktu yang lalu.
Di samping itu, H. Uci mengajak masyarakat untuk menolak praktik politik uang. Ia menegaskan bahwa politik uang menghambat demokrasi yang sehat dan dapat menghalangi kesempatan bagi pemimpin yang berintegritas untuk terpilih.
“Mari kita bersama-sama menolak politik uang. Datanglah ke TPS dan pilih calon sesuai hati nurani, bukan karena iming-iming uang,” pesannya kepada warga Kutai Timur.
Pada Pilkada 2024 ini, di Kutai Timur, dua pasangan calon Bupati yang berlaga adalah Kasmidi Bulang-H. Kinsu dengan nomor urut 01 dan Ardiansyah Sulaiman-Mahyunadi di nomor urut 02.
Sementara itu, di tingkat provinsi, pasangan calon gubernur, Isran Noor-Hadi Mulyadi diusung sebagai paslon nomor urut 01 dan Rudy Mas’ud-Seno Aji di nomor urut 02.(Lu/Adv)

Tinggalkan Balasan