Breaking News

Air Bersih Belum Mengalir di Gang Teratai, DPRD Kutim Desak Percepatan Operasional Jaringan PDAM

MINBAYA Editor Bebaya.id 1

Bebaya.id, Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Pandi Widiarto, menyoroti belum difungsikannya jaringan air bersih di Gang Teratai, Jalan Pendidikan, meskipun proyek tersebut telah selesai dibangun sejak enam bulan lalu. Hal ini disampaikannya dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas PUPR dan Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim.

Menurut Pandi, warga setempat telah lama menantikan pengoperasian jaringan air bersih yang dibangun melalui proyek Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam). Ia meminta agar masalah ini segera dikaji dan ditindaklanjuti, mengingat kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Warga Gang Teratai sudah menunggu lama. Jaringan PDAM sudah dibangun tapi belum juga dialiri air. Kalau memang belum ada serah terima, apakah bisa difungsikan sementara? Saya sudah sampaikan ke PU, tapi belum tahu progresnya. Kasihan masyarakat kalau harus terus menunggu,” ujarnya.

Pandi juga mengingatkan bahwa keterlambatan pemanfaatan infrastruktur publik dapat memicu citra negatif terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Jangan sampai muncul anggapan bahwa pembangunan hanya sekadar formalitas tanpa dampak langsung. Apa yang sudah dibangun seharusnya bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Leli, menjelaskan bahwa proyek dimaksud kemungkinan besar masih dalam masa pemeliharaan dan belum bisa diserahterimakan secara resmi karena masih ada tahapan teknis dan administratif yang harus diselesaikan.

“Mekanismenya memang harus melalui masa pemeliharaan. Kami juga harus melakukan verifikasi terhadap proyek mana yang dimaksud, karena jumlah proyek cukup banyak. Sebelum diserahterimakan ke Perumdam, harus dilakukan pengujian teknis terlebih dahulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Direktur Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim, Suparjan, menyatakan kesiapannya untuk segera mendistribusikan air bersih begitu jaringan resmi diserahterimakan dari pihak PU.

“Begitu semua pipa terkoneksi dan diserahterimakan, kami siap langsung menyalurkan air. Tinggal koordinasi lanjutan antara kami dan Dinas PU,” terang Suparjan.

Pihak DPRD berharap agar proses ini tidak berlarut-larut dan meminta semua pihak terkait segera mempercepat koordinasi agar masyarakat bisa segera menikmati layanan air bersih yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini