Breaking News

Harta Kekayaan Presiden Prabowo Capai Rp2,06 Triliun, Terbanyak dari Surat Berharga

MINBAYA webadmin

Bebaya.id, Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Berdasarkan laporan per 11 April 2025, total harta kekayaan Prabowo tercatat mencapai Rp2.062.241.012.691 atau Rp2,06 triliun.

KPK menyatakan bahwa laporan tersebut telah terverifikasi secara administratif dan dilaporkan oleh Presiden Prabowo saat awal masa jabatannya sebagai kepala negara.

Rincian Harta Kekayaan Prabowo
Berdasarkan dokumen resmi LHKPN, rincian harta kekayaan Presiden Prabowo adalah sebagai berikut:

Tanah dan Bangunan:
Total nilai mencapai Rp294.594.738.000 atau sekitar Rp294,5 miliar.
Terdiri dari 10 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Bogor dan Jakarta.
Sebanyak 9 di antaranya merupakan hasil sendiri, dan 1 merupakan hibah dengan akta.

Alat Transportasi dan Mesin:
Senilai Rp1.258.500.000 atau Rp1,2 miliar.
Koleksi kendaraan Presiden meliputi:
Toyota Alphard (2005), Honda CR-V Jeep (2007), Land Rover Jeep (1994 & 1992), Mitsubishi Pajero (2000), Lexus Jeep (2002), Sepeda motor Suzuki (2002)

Harta Bergerak Lainnya: Tercatat sebesar Rp16.464.523.500 atau Rp16,4 miliar. Surat Berharga:
Menjadi komponen terbesar, yakni sebesar Rp1.701.879.000.000 atau sekitar Rp1,7 triliun. Kas dan Setara Kas: Senilai Rp48.044.251.191 atau Rp48 miliar. Utang: Nihil – tidak tercatat memiliki utang dalam laporan tersebut.

Kekayaan Didominasi Investasi Surat Berharga
Dari total kekayaan Rp2,06 triliun, investasi dalam bentuk surat berharga menjadi penyumbang terbesar, yaitu lebih dari 80 persen total kekayaan. Sementara itu, harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) serta kas menyumbang bagian signifikan lainnya. Dengan nihilnya utang, struktur kekayaan Presiden Prabowo dinilai sangat likuid dan stabil dari sisi finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini