Breaking News

Seluruh Pemancing yang Hilang di Sungai Pelawan Ditemukan Meninggal Dunia

MINBAYA Editor Bebaya.id 1

Bebaya.id, Sangkulirang – 5 pemancing yang hilang usai kapal yang ditumpangi oleh 7 penumpang tenggelam di Sungai Pelawan, Desa Sempayau, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

Seluruh korban yang berhasil ditemukan yakni :

  1. Dernier dwi Putra
    – karyawan Pt. Ghj, usia 40 tahun
    – Evakuasi Kamis (4/9/2025), pukul 14.40 wita
    – lokasi penemuan 100 m dari Lkp
    – Tujuan Evakuasi : RS Pratama Sangkulirang
  2. Setiawan Palimar
    – karyawan Pt Trakindo, usia 35 tahun
    – Evakuasi Kamis (4/9/2025), pukul 15.20 Wita
    – lokasi penemuan 100 m dari LKP
  3. Ivan Fernanda
    – karyawan Pt. Hexindo, usia 24 tahun
    – Evakuasi Kamis (4/9/2025) pukul 16.15 Wita
    – lokasi penemuan 100 m dari LKP
    – Tujuan Evakuasi : RS Pratama Sangkulirang
  4. Asad Nawawi
    – Jenis Kelamin: Laki-laki
    – Usia : 24 tahun
    – Dievakuasi pada : Kamis (4/9/2025) malam pukul 23.50 wita
    – Lokasi penemuan : jarak dari LKP (last know position) ± 900 meter
    – Tujuan evakuasi : RSUD Kudungga Sangatta
  5. Benekditus Rino R
    – Usia : 28 Tahun
    – Waktu Evakuasi : Jumat (5/9/2025) Pukul : 07.20 WITA
    – Lokasi Penemuan : Jarak dari LKP (Last Known Position) : ± 920 Meter
    – Tujuan Evakuasi : RSUD Kudungga Sangatta

Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), salah satu unsur Tim SAR Gabungan yang memiliki spesialisasi melakukan pencarian di malam hari, berhasil menemukan dua korban terakhir.

“Iya, personel kita kirimkan kesana untuk membantu pencarian, seperti biasa untuk giat malam LKK yang laksanakan tugas,” ujar Habib pengurus LKK Kutim.

Sementara itu, menurut keterangan Kepala Kantor Pencarian Kelas A Balikpapan, melalui Komandan Tim Rescue Pos SAR Sangatta, Iwan Agus. Menyebut jika sejumlah korban dievakuasi ke RS Pratama Sangkulirang untuk penanganan awal, sementara korban lain dibawa ke RSUD Kudungga Kutai Timur guna proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak Rabu malam hingga Jumat pagi. Unsur yang terlibat antara lain Basarnas Kaltim melalui Pos SAR Sangatta, TNI-Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Pencarian Kutim, Polairud, Tim ERT PT GAM, Tim ERT PT SMP, LKK, Relawan dan masyarakat.

Medan pencarian di sekitar Sungai Pelawan juga dinilai cukup berisiko. Selain arus deras, kawasan tersebut merupakan habitat buaya sehingga tim harus bekerja ekstra hati-hati.

“Meski menghadapi kondisi alam yang tidak mudah, seluruh unsur tetap solid di lapangan sehingga semua korban berhasil ditemukan,” ujar Iwan Agus.

Setelah korban terakhir berhasil dievakuasi pada Jumat pagi, operasi SAR resmi ditutup. Basarnas menyatakan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dan kegiatan dilanjutkan dengan status kesiapsiagaan.

Diketahui, tragedi tenggelamnya kapal pemancing terjadi di Sungai Pelawan, Desa Sempayau, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur. Kapal yang ditumpangi tujuh orang itu dilaporkan karam pada Rabu (3/9/2025) malam sekitar pukul 18.30 WITA setelah mengalami kebocoran. Dalam peristiwa itu, dua orang berhasil selamat yaitu Riswan (36) dan Rohmad Sholahudin Hidayat (45). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini