Fokus di Sangatta Utara dan Selatan, DP3A Perkuat Evaluasi Sekolah Ramah Anak se-Kutim
Bebaya.id, Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui DP3A terus memperluas penerapan Program Sekolah Ramah Anak (SRA). Tahun ini, pendampingan dipusatkan pada Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan sebagai upaya memastikan kesiapan sekolah masuk proses penilaian nasional.
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutim, Rita Winarni, menjelaskan bahwa dua kecamatan tersebut memiliki jumlah sekolah paling banyak, sehingga membutuhkan asesmen lebih intensif.
“Idealnya seluruh kecamatan menerapkan SRA. Namun tahun ini kami fokus pada Sangatta Utara dan Sangatta Selatan karena jumlah sekolahnya cukup besar,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Penilaian SRA mencakup pemenuhan indikator keamanan sekolah, pencegahan kekerasan dan bullying, serta ketersediaan fasilitas pendukung tumbuh kembang anak. Proses tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Kutim menghadapi penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian PPPA.
DP3A tahun ini menggandeng fasilitator nasional untuk penyusunan borang dan asesmen mandiri. Langkah tersebut diambil agar sekolah-sekolah di Kutim siap mengikuti verifikasi jika kementerian kembali membuka penilaian SRA nasional.
“Dengan pendampingan ini, kami ingin sekolah-sekolah di Kutim dapat naik tingkat dan memenuhi standar nasional,” tambahnya.
Rita berharap program SRA dapat diterapkan secara merata ke seluruh kecamatan pada tahun-tahun mendatang. “Target jangka panjangnya adalah seluruh sekolah menjadi lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah anak,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan