Breaking News

Ornitari Tumbuh Jadi Pusat Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan Iman di Sangatta

MINBAYA Editor Bebaya.id 1

Bebaya.id, Sangatta – Majelis taklim Organisasi Wanita Mandiri (Ornitari) terus berkembang menjadi ruang pembinaan perempuan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga pendidikan nonformal, pemberdayaan sosial-ekonomi, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan umat.

Didirikan pada 2024, Ornitari kini menjelma sebagai wadah interaksi yang aktif membangun akhlak, solidaritas sosial, dan persaudaraan antarjamaah. Pertumbuhan jamaahnya pun terbilang pesat. Hingga awal 2026, jumlah anggota aktif telah melampaui 120 orang dan terus bertambah setiap bulan.

Ketua Ornitari, Siti Rosa Lismawati, menyebutkan bahwa konsistensi kegiatan menjadi kunci meningkatnya minat jamaah. Beragam program rutin digelar, mulai dari pengajian bulanan, santunan sosial, pembagian sembako, hingga pelatihan-pelatihan keterampilan.

“Fokus kami bukan hanya pengajian, tetapi juga pelatihan dan kegiatan sosial. Tahun ini kami juga mulai program undian umroh sebagai bentuk motivasi bagi jamaah,” jelas Siti Rosa, Jumat (17/01/2026).

Ia mengungkapkan, gagasan pemberangkatan umroh secara rutin setiap tahun datang dari Anggota DPRD Kutai Timur Fraksi PPP, Ramadhani. Program ini diharapkan dapat mendorong jamaah untuk lebih istiqamah mengikuti majelis taklim dan menuntut ilmu.

“Undian umroh tahun ini adalah yang pertama. Ada dua jamaah yang diberangkatkan, satu dari Pak Ramadhani secara pribadi dan satu dari Ornitari. Sebenarnya direncanakan tahun lalu, tapi kami menunggu momentum yang tepat,” terangnya.

Selain program umroh, Ornitari juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi anggotanya. Setiap menjelang Idulfitri, jamaah mendapatkan parsel lebaran. Selain itu, anggota yang ingin menggelar pengajian atau memiliki hajat dapat memanfaatkan dukungan penuh dari Ornitari.

“Kalau ada anggota yang ingin mengadakan pengajian di rumah, biaya konsumsi, guru, hingga keperluan lainnya ditanggung Ornitari. Yang punya hajat cukup menyediakan tempat saja,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Netty Arinda Ramadhani, selaku Pembina Ornitari. Ia menilai kehadiran majelis taklim ini menjadi sarana silaturahmi yang efektif bagi ibu-ibu lintas wilayah, tak hanya dari Sangatta Utara, tetapi juga Sangatta Selatan.

“Antusiasme jamaah luar biasa. Harapannya, rasa kekeluargaan ini terus terjaga dan program-program Ornitari bisa berkelanjutan. Untuk program umroh, Insya Allah akan terus berjalan,” ungkapnya.

Sebagai pembina, Netty juga menyampaikan apresiasi kepada Ramadhani atas dukungan yang diberikan, sehingga Ornitari mampu menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan secara konsisten.

“Ornitari terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung. Semoga program umroh ini bisa menjadi penyemangat bagi jamaah untuk terus aktif dan istiqamah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini