Breaking News

Satpol PP Kutim Tertibkan Pengamen dan Badut di Lampu Merah

Bebaya.id, Sangatta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) baru-baru ini melakukan penertiban terhadap pengamen serta badut yang beroperasi di beberapa titik lampu merah.

Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, mengungkapkan bahwa penertiban ini dilakukan pada hari Rabu dan Kamis pekan lalu. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan.

“Pada penertiban itu, kami menjaring beberapa orang, termasuk dua badut. Ke depan, kami telah membuat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Fata Hidayat kepada awak media di Kantor Bupati Sangatta, Selasa (18/02/2024).

Fata menambahkan bahwa kostum badut dari para pengamen turut ditahan sebagai bentuk pencegahan agar mereka tidak kembali beroperasi.

“Jika kostum itu dikembalikan, mereka kemungkinan besar akan mengulanginya lagi. Mudah-mudahan, tindakan ini memberikan efek jera,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa para pengamen kerap menggunakan kostum yang berbeda di jam-jam tertentu. Oleh karena itu, Satpol PP akan terus melakukan patroli dan penertiban guna memastikan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Keberadaan badut dan pengamen di lampu merah berisiko membahayakan kedua belah pihak, baik pengguna jalan maupun mereka sendiri. Jika terjadi kecelakaan, pengamen bisa saja menuntut ganti rugi kepada pengendara,” tambahnya.

Terkait kostum yang disita, pihak Satpol PP Kutim akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa yang menyediakan kostum tersebut.

Pasalnya, terdapat indikasi bahwa pemilik kostum merasa ketakutan setelah penyitaan dilakukan.”Kami akan menggali informasi lebih dalam. Ada kemungkinan mereka harus mengganti rugi kepada pihak tertentu jika kostumnya disita. Kami juga akan mendalami apakah ada pihak yang menyuplai kostum ini secara terorganisir,” pungkasnya (Dh/Nt/As-Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini