Breaking News

Paslon KB-Kinsu Janjikan Pengelolaan Anggaran Efektif dan Pengurangan SILPA Besar di Kutai Timur

Bebaya.id, Sangatta – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 di Pilkada 2024 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang dan Kinsu, atau yang akrab disebut “KB-Kinsu,” telah melewati debat pertama Pilkada dengan penuh optimisme. Mereka menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan dari partai pengusung serta masyarakat yang menyaksikan acara tersebut dari rumah.

“Alhamdulillah, debat pertama sudah kami lalui dengan lancar. Terima kasih kepada semua pihak, baik partai pengusung maupun masyarakat yang telah mendukung. Kami berharap paparan program kami tadi dapat memberikan gambaran yang jelas. Dukungan dan doa dari semuanya sangat kami butuhkan agar program-program ini dapat terwujud,” ujar Kasmidi usai debat, Sabtu (02/11/2024).

Dalam sesi debat, KB-Kinsu menyatakan komitmen mereka untuk meningkatkan pengelolaan anggaran daerah yang dinilai masih menyisakan SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) dalam jumlah besar. Kasmidi menyoroti bahwa SILPA yang tinggi menunjukkan adanya kendala dalam penyerapan anggaran.

“Sebagai calon pemimpin, kami tidak ingin melihat SILPA besar terus berulang di Kutai Timur. Angka ini menunjukkan bahwa anggaran yang sudah direncanakan belum terserap secara optimal,” tegasnya.

Kasmidi mengungkapkan bahwa SILPA di Kutai Timur pada tahun lalu mencapai lebih dari Rp1 triliun, angka yang menurutnya terlalu besar.

“SILPA memang bisa terjadi, tetapi dengan jumlah sebesar ini, ada yang perlu diperbaiki. Terlebih lagi, jika SILPA tersebut berasal dari program-program penting yang belum berjalan maksimal. Ini yang harus kita benahi,” lanjutnya.

Menurutnya, sebagian besar SILPA tersebut bersumber dari proyek-proyek multiyears yang mencapai sekitar Rp414 miliar.

“Bayangkan, satu sektor saja sudah ada ratusan miliar yang tidak terpakai. Ini sangat disayangkan, karena program ini sebenarnya bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

KB-Kinsu menegaskan komitmen mereka untuk mengoptimalkan kinerja agar anggaran yang dialokasikan benar-benar terserap dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Program sudah disusun, kegiatan sudah ada, tetapi jika tidak bisa dibelanjakan 100 persen, apa manfaatnya? Ini menunjukkan bahwa kita perlu meningkatkan pengelolaan pemerintahan,” tambahnya.

Jika terpilih, pasangan KB-Kinsu berjanji untuk meminimalkan SILPA dalam APBD serta memastikan program-program prioritas berjalan sesuai target. Bagi mereka, efektivitas anggaran adalah indikator utama kinerja pemerintah yang baik.

“Anggaran yang kita miliki harus dimanfaatkan sepenuhnya. Kami ingin agar anggaran ini memberikan dampak nyata, bukan sekadar angka di atas kertas,” tutup Kasmidi.(Lu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini